NARATIVE.ID, TEGAL — Di tengah semakin akrabnya anak-anak dengan gawai, ratusan pelajar Kabupaten Tegal kembali memainkan egrang dan gobak sodor dalam Festival Permainan Tradisional 2026 di Lapangan Pemerintah Kabupaten Tegal, Slawi, Rabu (21/10/2026).
Sebanyak 139 tim mengikuti perlombaan tersebut, terdiri atas 93 tim estafet egrang dan 46 tim gobak sodor. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali permainan tradisional sekaligus menanamkan nilai kerja sama, sportivitas, dan keberanian kepada pelajar.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menilai perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kegiatan yang mendorong anak-anak bergerak aktif dan berinteraksi secara langsung.
“Kita tentu tidak ingin generasi muda hanya mengenal budaya dari layar, tetapi juga mampu merasakan, memainkan, dan meneruskan tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu kita,” ujar Ischak, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Pemkab Tegal.
Menurutnya, permainan egrang melatih keseimbangan dan kepercayaan diri, sedangkan gobak sodor mengajarkan kerja sama, strategi, serta kedisiplinan.
Festival yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dewan Kebudayaan Daerah Kabupaten Tegal itu melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan mendorong sekolah dan keluarga kembali mengenalkan permainan tradisional dalam aktivitas sehari-hari.
Pemkab Tegal berharap pelestarian permainan tradisional tidak berhenti pada festival tahunan, tetapi berkembang menjadi kegiatan berkelanjutan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.


▶
▶
▶
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Tegal · Pendidikan
Narative.id Jawa Tengah · Hukum & Keamanan
Narative.id Jawa Barat · Lingkungan & Bencana
NARATIVE.ID · Wisata, Kuliner & Budaya
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan
NARATIVE.ID · Kesehatan
NARATIVE.ID · Kesehatan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR